Vrydag 05 April 2013

Harta Eyang Subur datang dari sini

Dunia Internet - Harta Eyang Subur datang dari sini. Anda Datang Dengan Kata Kunci: Eyang Subur Adi Bing Selamet Septian Dwi Cahyo Perseteruan Adi Bing Selamet Dengan Eyang Subur Kasus Eyang Subur Kasus Adi Bing Selamet Harta Eyang Subur Jin Eyang Subur Eyang Subur vs Adi Bing Slamet Istri - Istri Eyang Subur Rumah Eyang Subur Kristal Eyang Subur


Tak seorang pun yang mengetahui secara pasti pekerjaan atau bisnis apa sebenarnya yang dilakoni Eyang Subur. Padahal Eyang Subur dikenal royal membangi-bagi perhiasan emas, motor, bahkan mobil kepada para artis dan orang-orang terdekatnya.

Setiap kali ditanyakan apa pekerjaan Eyang Subur (70-an) alias ES selama ini, sang pengacara, Ramadhan Alamsyah, politisi Permadi hingga beberapa artis yang akrab dengan Eyang seperti Tessy, Unang 'Eks Bagito', Nurbuat dan Rohana, mengaku tak tahu.

Meski tak jelas pekerjannya, Permadi menuturkan sifat sosial ES ini sangat besar. "Dia sering membiayai orang ibadah umroh atau naik haji. Kalau beli motor bisa 25 motor sekaligus. Tapi motor itu dibagikan ke orang-orang secara sosial tanpa ada pamrih," tutur Permadi.

Bahkan, masih menurut Permadi, di rumah Eyang Subur ada lampu kristal yang harganya bisa sampai Rp1 miliar. Nah loh, kok bisa sih pengangguran bisa memiliki harta sebanyak itu. Apalagi bisnisnya yang diketahui oleh kalangan artis yang dekat degan ES hanyalah usaha menjahit.

Secara akal sehat, tak mungkin harta Eyang Subur turun dari langit hanya dengan merapal doa. Tapi jika benar ia berprofesi sebagai dukun, kemungkinan besar Eyang Subur punya banyak “klien” atau “pasien” dari kalangan orang kaya, artis, dan pejabat negara. Nah, bisa jadi dari sanalah harta Eyang Subur bermuara. Atau mungkin saja Eyang Subur punya bisnis ril yang tidak diketahui orang lain.

Sudah jadi rahasia umum bahwa public figur di Indonesia tak sedikit yang doyan berdukun demi mengejar karir. Dan faktanya di Indonesia begitu banyak dukun yang kaya raya karena profesi yang bermodal dunia gaib ini. Lihatlah Ki Joko Bodo, Ki Kusumo, dan seprofesinya hidup makmur atau bisa dikatakan kaya dari bisnis perdukunannya. Kultur orang Indonesia yang percaya pada hal-hal yang besinggungan dengan dunia lain, membuat orang seperti Eyang Subur, Ki Joko Bodo, dan Ki Kusumo memiliki peluang hidup berkecukupan, bahkan lebih.

Benar atau tidak analisa saya ini, hanya Eyang Subur dan Tuhan yang tahu!

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking